WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI PENDORONG TERCIPTANYA GENERASI EMAS INDONESIA
Hy guys. Akhirnya bisa berjumpa lagi setelah sekian lama.. wkwkwk
Oya. kali ini admin mau sharing ke kalian seperti judul dari postingan kali ini ,yaitu WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI PENDORONG TERCIPTANYA GENERASI EMAS INDONESIA. Mantap dah pasti. Langsung aja...Oiya. btw postingan ini adalah tulisan admin untuk tugas PKN. Jadi jangan suuzan kalo ini copas ya. Made in Punki.hehehe...
Membicarakan Wawasan Nusantara tidak akan bisa lepas dengan apa yang dimaksud geopolitik. Kata Geopolitik berasal dari kata “Geo” dan “Politik” yang berasal dari Bahasa Yunani. “Geo” yang berarti bumi, dan “Politik” yang merupakan kata serapan dari politea yang berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri dan teia yang berarti urusan. Dalam Bahasa Indonesia sendiri.politik mempunyai arti kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Politik memiliki peran yang sangat vital dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara di era modern seperti sekarang.
Banyak sekali hal-hal yang dapat mengancam kesatuan suatu negara,oleh karena itu sebuah negara harus mempunyai suatu cara pandang yang disebut Wawasan Nasional. Wawasan Nasional antara negara satu dengan negara yang lain tentunya berbeda,hal ini karena berkaitan dengan sejarah,pandangan hidup,ideologi,budaya,politik, dan kondisi geografi.
Pembahasan latar belakang filosofis sebagai pemikiran dasar pengembangan Wawasan Nusantara dapat ditinjau dari :
a. Falsafah Pancasila
1. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM)
2. Mengutamakan kepentingan masyarakat atau bersama dibanding kepentingan individu maupun golongan.
3. Melakukan pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
b. Aspek Kewilayahan Nusantara
Indonesia memiliki ribuan pulau yang menjadi karakteristik dari negara Indonesia itu sendiri. Indonesia juga berada di antara dua benua dan dua samudra yang membuat Indonesia memiliki letak geografis yang strategis. Hal ini dapat menjadi kelemahan sekaligus kekuatan yang dimiliki Indonesia. Dan hal ini perlu ditelaah untuk perumusan geopolitik Indonesia
c. Aspek Sosial Budaya
Keberagaman budaya adalah warisan yang harus dilestarikan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Peran dari Wawasan Nusantara sebagai cara pandang yang berfungsi untuk menjaga setiap kearifan sosial budaya agar tidak tergerus oleh zaman.
d. Aspek Historis
Indonesia memiliki sejaarah yang sangat tidak setuju tentang adanya perpecahan. Hal ini merupakan semangat yang telah diwariskan sejak dahulu karena kemerdekaan yang diraih oleh Indonesia merupakan perjuangan yang sangat gigih. Disinilah peran dari Wawasan Nusantara untuk mempertahankan semangat tersebut.
Kedudukan, Fungsi dan Tujuan
1. Kedudukan Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional Indonesia merupakan suatu paham yang menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Atau dengan kata lain Wawasan Nusantara menjadi landasan nasional dalam menyelenggarakan kehidupan.
2. Fungsi Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara pada umunya berfungsi sebagai pedoman,motivasi,dorongan,serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan dan keputusan di tingkat pusat maupun daerah.
3. Tujuan Wawasan Nusantara
Nasionalisme adalah tujuan utama dari Wawasan Nusantara. Karena dengan adanya sifat nasionalisme di masing-masing pribadi masyarakat Indonesia akan menjadikan keutuhan dan kokoh untuk menghadapi setiap ancaman yang datang
Wawasan Nusantara dan Generasi Emas Indonesia
Kita berada pada puncak pembahasan dari karya tulis ini. Pada umumnya setiap negara di dunia ini sangat menaruh perhatian pada generasi penerusnya. Dalam hal ini adalah generasi yang menjadi tulang punggung bangsa di masa depan.
Ir. Soekarno sebagai pahlawan proklamator Indoneisa sekaligus sebagai presiden pertama di Indonesia sempat membuat pidato yang membuat kita pastinya bertanya-tanya yang berbunyi “ BERI AKU SEPULUH PEMUDA,MAKA AKAN KUGUNCANG DUNIA”. Beliau sangatlah menaruh harapan yang besar bagi pemuda-pemuda Indonesia untuk berkembang dan menujukan potensinya hingga membawa perubahan yang besar bagi Indonesia.
Indonesia tidak harus bergantung pada bonus demografi. Era bonus demografi ditandai dengan dominasi jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) atas jumlah penduduk tidak produktif yang bisa dilihat dari angka rasio ketergantungan yang rendah.Namun Indonesia hanya perlu mempunyai pemuda-pemuda yang memiliki kualitas pada setiap individunya.
Intinya sih guys. Jangan sampai budaya dan kearifan lokal yang kita miliki menjadi rapuh karena terkikis oleh budaya luar negeri beserta teknologi dan juga beragam modernisasinya. Tetap berpegang pada wawasan nusantara dan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia untuk menyaring kebudayaan yang masuk ke negara ini...
Mungkin cukup sekian sharing kita admin kali ini. Admin mau ngambis dulu karena Senin depan admin udah mau UAS. Admin mohon doanya ya. Terimakasih.... :D
Sumber :
https://seword.com/ekonomi/bonus-demografi-dan-tantangannya-bagi-indonesia
Srijanti,et al. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa. Yogyakarta:
GRAHA ILMU
Sumber :
https://seword.com/ekonomi/bonus-demografi-dan-tantangannya-bagi-indonesia
Srijanti,et al. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa. Yogyakarta:
GRAHA ILMU

Komentar
Posting Komentar